11 Aug 2020 Β· 7.079 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Jakarta - Merebaknya coronavirus disease atau Covid-19 di Indonesia berimbas luar biasa terhadap seluruh elemen dan sendi kehidupan masyarakat. Baik instansi pemerintah maupun nonpemerintah telah merasakan imbasnya.
Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada layanan kesehatan. Sektor pendidikan, ekonomi, sosial budaya, bahkan kehidupan politik pun terdampak.
Di sektor pendidikan misalnya, penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) satu sisi dimaksudkan untuk menghindari munculnya klaster Covid-19 dari lembaga pendidikan. Tapi, di sisi lain, kebijakan ini dinilai tidak peka terhadap kondisi keluarga peserta didik. Sebab, tidak semua orang tua siswa memiliki kemampuan untuk menyediakan ponsel dan biaya akses internet bagi anaknya.
Ketua Persaudaraan Profesional Muslim (PPM) Aswaja Hari Usmayadi menuturkan, bagi lembaga pendidikan dan keagamaan, terbatasnya interaksi dengan siswa, santri, atau jamaah, menjadi ancaman tersendiri. Sebab, PJJ hanya mampu menjangkau aspek kognitif. Sementara aspek afektif dan psikomotorik tidak tersentuh s
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+