KH. Husein Muhammad: Menemui Syams Tabrizi (bagian 1)
Laduni.ID, Jakarta – Keluar dari lingkungan “Green Mausoleum”, kuburan Maulana Rumi yang berada di bawah payung menara biru yang menjulang ke langit itu, temanku, Hari Pebriantok, aku lihat sibuk menerima telpon entah dari siapa. Aku merasa dia ditelpon Yanuar Agung yang mungkin mengabarkan sudah sampai di daerah sekitar.
“Agung?” kataku.
“Ya, dia sudah datang dan sekarang menunggu kita di Camii Syams Tabrizi,” jawab Hari. Cami istilah untuk masjid di Turki.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp229.900
Rp679.000
Rp90.300
Rp362.500
Memuat Komentar ...