DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
"Di bulan Sya’ban turun kewajiban puasa bulan Ramadhan dan di malam Nishfu Sya’ban terjadi pemindahan kiblat dari Masjid Al-Aqsha menuju Masjidil Haram yang penuh dengan rahmat dan pengampunan. Dan hal itu dirasa berat oleh orang Yahudi, Kristen dan para penyembah berhala."
"Dari Jubair bin Muth'im r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda: 'Wahai Bani Abdi Manaf, jangan kalian halangi seseorang yang thawaf di Baitullah ini shalat, pada waktu kapan saja ia mau, malam atau siang.'"
“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-‘Ankabut: 45)
“Ketahuilah bahwa pertolongan itu datang bersama kesabaran, kelapangan datang bersama kesempitan, dan bersama kesulitan pasti ada kemudahan.” (HR. At-Tirmidzi)
Peristiwa Isra’ dan Mi‘raj Nabi Muhammad SAW sejak dahulu hingga hari ini selalu menjadi salah satu pembahasan hangat dalam khazanah keislaman yang perlu selalu direnungkan.
Ibadah shalat memiliki pemaknaan yang mendalam, lebih dari sekedar ritual yang dilakukan dengan baik dan benar. Hal ini membawa pemahaman mendalam bahwa sebenarnya ibadah shalat mengandung nilai, misi dan keluaran (outcome).
Pengujian Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Cipta Kerja yang diajukan oleh Didi Supandi, seorang pengemudi daring, dan Wahyu Triana Sari, penjual daring, ke Mahkamah Konstitusi merefleksikan kegelisahan pekerja digital terhadap praktik penghapusan sisa kuota internet oleh operator telekomunikasi.
Rasulullah SAW menjadi uswatun hasanah, sebab akhlaknya dalam konsep perilaku. Selaras antara perkataan dan perbuatan. Beliau melakukan apa yang beliau sampaikan, bahkan sering kali melakukan terlebih dahulu sebelum menyampaikannya.
Dalam sebuah ceramah reflektif yang disampaikan, Kyai Abdullah Wong menegaskan satu gagasan penting yang jarang diartikulasikan secara lugas bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang budayawan, budayawan tauhid.
Kisah “Broken Strings” adalah peringatan keras. Kasus grooming dan eksploitasi seksual anak merupakan kejahatan yang tidak hanya melanggar hukum positif, tetapi juga melanggar prinsip-prinsip agama yang paling mendasar.