DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Memberikan nama kepada seorang anak seperti nama-nama Nabi, misalnya Muhammad, Zakariya, Isa, Ibrahim, dan lain sebagainya, adalah sangat dianjurkan.
Kata Ustadzah Halimah Alaydrus, meninggalkan shalat bukan sekadar kelalaian manusia, tetapi bisa menjadi tanda terputusnya ‘izin’ dari Allah. “Kita kalau benci sama seseorang, enggak sudi lihat mukanya. Allah pun begitu. Jika Allah sudah tak mengizinkan seorang hamba menghadap, terputuslah jalurnya. Nauzubillah,” ujarnya serius.
Kebanyakan orang menganggap candaan sebagai wilayah netral, yang bebas nilai dan bebas konsekuensi. Selama tidak ada masalah, tidak ada kerugian materi, dianggap selesai. Namun Islam tidak memandang perkara sesederhana itu.
Dalam tradisi salafusshalih (ulama terdahulu yang sholeh), banyak yang memulai untuk semakin rajib membaca Al-Qur'an sejak memasuki bulan Sya'ban, yakni sebulan sebelum bulan Ramadhan. Kebiasaan ini menjadi wujud syukur dalam memasuki bulan Sya'ban dan bersiap untuk menyambut bulan Ramadhan.
Kita akan menyambut bulan Ramadhan. Bulan suci yang di dalamnya penuh keberkahan. Bulan suci yang dinantikan oleh orang-orang beriman. Bulan ini adalah bulan di mana pahala dilipatgandakan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.
Dalam kehidupan manusia, kesalahan dan dosa merupakan sesuatu yang tak terpisahkan. Namun Islam tidak memandang dosa sebagai akhir dari segalanya. Sebaliknya, dosa dapat menjadi pintu kesadaran bagi seorang hamba untuk kembali kepada Allah SWT melalui taubat yang tulus.
Tetapi perlu dicatat, dalam hal ini sebagian ulama ada yang menjelaskan bahwa yang dapat diubah adalah Qadla' Muallaq, sementara Qadha' Mubram tidak dapat diubah.
Al-Imam Jalāluddīn as-Suyūṭī (Ulama Mesir 849-911 H/1445-1505 M) membekali umat muslim agar bisa memperoleh rezeki yang berkah dari Allah SWT melalui usaha ilmiahnya dalam kitab Ḥuṣūl ar-Rifq bi Uṣūl ar-Rizq, Meraih Kelembutan dengan Pokok-Pokok Rezeki.
Keistimewaan Malam Nishfu Sya’ban dengan berbagai keberkahannya itu, kemudian menjadikannya disebut dengan banyak nama, yang mana masing-masing dari nama-nama itu memiliki keagungan dan kemuliaan tersendiri yang bisa diraih oleh umat Islam.
"Bahwa budaya menghidupkan Malam Nishfu Sya'ban itu telah dilakukan oleh salah seorang ulama dari kalangan tabi’in yang ahli ibadah, yakni Imam Abu Abdillah Khalid bin Ma’dan bin Abi Karb Al-Kila’iy."