DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Adalah fakta sejarah, bahwa R.A. Kartini adalah sosok yang mengusulkan ditulisnya tafsir Al-Qur'an berbahasa daerah pertama di Nusantara oleh sang guru dari gurunya ulama Nusantara, KH. Sholeh Darat.
aat ngaji bersama para "eksekutif muda" Supervisor Telkomsel ada yang bertanya lebih utama mana orang yang umroh berkali kali ataukah dananya dibuat untuk sedekah membantu orang miskin?
Sayyid Al-Habib Abdurrahman bin Zein bin Ali bin Ahmad Al-Jufri dilahirkan pada tahun 1938 di Semarang. Ayahanda beliau adalah seorang ulama yang terkenal dengan ketinggian akhlak, keluasan ilmu, dan kesederhanaan hidupnya, yaitu Sayyid Al-Habib Zein bin Ali bin Ahmad Al-Jufri.
KH. Amin Sholeh adalah putra pasangan KH. Sholeh bin Amin, dan Nyai Hj Azizah binti KHR Asnawi (anak kedua dari Nyai Hj Hamdanah) dari Kudus yang lahir pada Senin, 20 April 1931 M di Desa Tayu Pati bertepatan 2 Dzulhijjah 1349 H.
Menurut Gus Baha, orang yang tidak mampu naik haji secara materi, tidak perlu lantas putus asa untuk bisa naik haji. Jadi, seandainya kita memang tidak mampu naik haji, kita tetap perlu menunjukkan keseriusan dalam berhaji melalui orang yang berhaji.
KH. Mustahdi Hasbullah Ulama Nahdlatul Ulama Cirebon Jawa Barat
Awal Muharram/Januari 2009 merupakan momentum penguatan ide untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan berbasis pesantren.
Habib Ali Kwitang Al-Habsy merupakan tokoh penting dalam jejaring habaib pada akhir abad ke-19 dan paruh pertama abad ke-20. Hampir seluruh jejaring habaib di Nusantara dan Haramain terkoneksi dengannya, bahkan beliau juga menghubungkan generasi sebelumnya dengan generasi setelahnya, juga antara ulama pribumi dan ulama hadrami.
Teungku Haji Hasan Krueng Kale ( Hasan Hanafiah Krueng Kale ) lahir 18 April 1886 di Meunasah Ketembu, Sangeue, Kabupaten Pidie. Beliau seangkatan dengan Teungku Muhammad Daud Beureueh, Teungku Ahmad Hasballah Indrapuri, dan Teuku Nya' Arif yang banyak berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia di wilayah Aceh.