DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Jika diperhatikan dengan seksama, sebenarnya teori dari Barat tentang kesejahteraan hewan sudah lebih dulu dikenal dalam agama kita. Dalam banyak Hadis Nabi disebut dengan istilah berbuat baik terhadap hewan.
Kisah ini tidak hanya membentuk lanskap spiritual dalam ibadah haji, tetapi juga menjadi teladan kemanusiaan. Di dalamnya tersirat makna tentang kepercayaan kepada Allah, tentang cinta yang menuntut pengorbanan, dan tentang seorang perempuan yang menjadi simbol kekuatan sejati.
Pada usia 29, Banu Mushtaq melahirkan anak pertamanya dan mengalami depresi pascamelahirkan. Di titik itulah, ia benar-benar berada di ambang hidup dan mati. Dalam wawancaranya bersama The Week, ia mengaku nyaris membakar diri, tetapi sang suami datang tepat waktu dan menyelamatkannya.
Dalam kitab Hasyiyah Al-Jamal disebutkan, bahwa Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim dikhususkan disebut dalam Tahiyat Akhir karena rahmat dan keberkahan tidaklah berkumpul pada nabi selainnya.
Tidak banyak yang mengenal sosok Muhammad Kamal Isma’eel, sebab memang beliau bukan orang yang suka tampil di hadapan publik. Namanya hampir tak pernah menghiasi headline media, dan wajahnya nyaris tidak dikenal oleh masyarakat luas.
Karenanya, Nabi Ibrahim sangat sah dan patut disebut sebagai sang pecinta sejati. Sampai-sampai, anak dan istrinya ditinggalkan demi memenuhi perintah Allah SWT.
Hati Qais hancur lebur begitu ayahnya melarangnya bertemu Layla, kekasih hatinya. Dia seakan melihat di depan matanya tembok rumah Layla yang begitu kokoh dan menjulang. Pikirannya menjadi kacau balau.
Salah seorang peranakan Tionghoa yang mendapat hidayah tersebut adalah Tan Kim Liong. Dipandu oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah, Rais Aam PBNU, ia melafadhkan dua kalimat syahadat. Namanya diganti menjadi Muhammad Hasan.
"Boleh bagi orang yang sudah melakukan ibadah haji dipanggil "haji" (pak haji/bu haji). Meski setelah beberapa tahun dan sesudah wafatnya. Tidak ada kemakruhan dalam masalah ini." (Imam Nawawi, Al-Majmu', jilid 8, hlm. 281)
Menurut Gus Baha, kemampuan dalam konteks haji—sebagaimana dijelaskan dalam kitab-kitab fiqih—lebih banyak ditinjau dari sisi finansial, bukan semata-mata fisik.