10 Jun 2021 · 3.685 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Aku punya hipotesis begini; kenapa hubungan antara pelaku selingkuh dan selingkuhannya itu kerap tidak bertahan lama? (ini setelah si pelaku selingkuh memutuskan pasangan resminya untuk melanjutkan hubungan bersama selingkuhan, ya).
Karena, kalau misalnya kamu selingkuh, nih, pasti kamu ketemu dengan seseorang yang kadar respect-nya terhadap suatu hubungan itu sama dengan kamu, alias nol, zero. Jadi kalian itu menjalin hubungan dengan orang yang terbukti sama-sama tidak mampu respect dengan komitmen antarindividu. Ya, bagaimana mau bertahan di hubungan kalian sendiri? Kalau di psikologi, berikut klasifikasi tindakan (behavior) itu:
1. Merupakan sample yang mewakili behavior lain yang sama di tempat dan waktu yang berbeda. Jadi setting-nya mungkin beda, tapi behaviornya "ajeg", across time across situation.
2. Behavior itu pola, dan pola itu berulang. Menetap. Tidak mudah berubah.
3. Behavior di
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+