29 Jul 2022 Β· 8.824 dibaca · Halangan dan Kesulitan Shalat
Laduni.ID, Jakarta - Bagi orang yang sakit termasuk sekarat, selama akalnya tetap atau tidak hilang, maka masih terkena taklif. Menurut kitab Mu’jam al-Wasit kata taklif didefinisikan dengan perintah, pembebanan suatu kewajiban dalam batas kemampuan seseorang yang melaksanakan kewajiban tersebut.
Menurut tiga imam madzhab keadaan seperti di atas masih dikenakan taklif. Terkecuali menurut Imam Hanafi, orang yang sedang dalam sekarat dan tidak bisa menggerakkan kepalanya (sebagai gerakan shalat), maka gugurlah kewajiban kepadanya sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Bujairomi ‘ala al-khotib 2/13 :
Artinya: “Orang yang hilang akal karena sakit maka tidak ada kewajiban ibadah termasuk shalat dan tidak ada kewajiban mengqodlo, itu dikarenakan hal-hal di atas termasuk sebab-sebab mubah dalam hal menghilangkan akal, berbeda dengan sebab-sebab haram, mabuk misalnya, maka kewajiban tidak hilang kepadanya begitupun kewajiban mengqodlo.”
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+