DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Jika perempuan itu mitra para lelaki, maka kedua jenis manusia ini harus seiring selangkah, saling memahami. Sikap superior dan inferior sewajarnya ditiadakan.
Ketika kita berbicara tentang hakikat cinta, maka harus dikembalikan bahwa tidak ada yang patut kita cintai kecuali Allah. Cinta yang benar adalah cinta kepada Allah. Kalau kita mencintai yang lain selain Allah, maka cinta itu hanyalah refleksi dari cinta kita kepada Allah.
Hakikatnya, setiap orang Mukmin itu memahami bahwa ilmu, harta dan jabatan adalah wasilah untuk berkhidmah, untuk meraih ridho Allah SWT. Mereka berkhidmah, dengan ketundukan dan penuh keikhlasan.
Allah SWT memang telah menentukan siapa pasangan setiap orang kelak. Tapi persoalan jodoh tidak pernah tuntas dibahas oleh setiap orang dalam setiap waktu. Tidak ada yang tahu secara pasti atau bisa menentukan siapa jodoh kita kecuali Allah SWT.
Akibat pendekatan yang terlalu formalistik, maka sering kali kita temui orang yang rajin shalat tapi pembohong kelas berat; atau rajin pergi ke tanah suci tapi korupsi jalan terus; atau mereka yang bersorban dan bergamis tapi sibuk mencari perempuan ke cianjur, dan paradoks lainnya.
“Bulan itu (Sya'ban) banyak dilupakan orang yang keberadaannya diantara Rajab dan Ramadhan. Itulah bulan diangkatnya catatan amal-amal perbuatan menuju Tuhan penguasa alam semesta. Dan aku ingin diangkatnya amal perbuatanku sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i)
Kasus pengeroyokan Pak Agus, guru SMK di Jambi, oleh siswanya sendiri bukan hanya tragedi kemanusiaan dan pendidikan, tetapi juga peringatan keras tentang runtuhnya adab.
Jadi menjaga lisan bukan berarti menahan segala bentuk ucapan, melainkan memastikan setiap kata yang keluar bernilai kebenaran, kejujuran, dan keberanian dalam membela yang haq. Gus Baha melihat urgensi ini dalam realita kehidupan.
Kita bisa mengambil pelajaran dari generasi orang-orang sholeh terdahulu, bahwa ikhtiar mereka dalam bersungguh-sungguh membaca dan mempelajari Al-Qur’an sejak sebelum memasuki bulan suci Ramadhan adalah wujud yang nyata tentang kemuliaan bulan Sya’ban itu.
Sya’ban merupakan bulan ke 8 dalam Islam. Bulan ini mempunyai banyak keistimewaan layaknya bulan sebelumnya (Rajab).