Kisah Orang Afrika Masuk Islam karena Memandang Habib Umar bin Hafidz

 
Kisah Orang Afrika Masuk Islam karena Memandang Habib Umar bin Hafidz

LADUNI.ID, Jakarta - Beberapa tahun yang lalu, kami berada di Nairobi (Ibu Kota Kenya). Al-Habib Ali Al-Jufri bercerita di hadapan para jama'ah di Kenya.

"Kala itu kami bersama Habib Umar menjenguk Syaikh Sholih, kemudian kami langsung menuju bandara untuk melanjutkan penerbangan. Habib Umar menaiki mobil dan saya menaiki mobil yang lain. Ketika kami sampai di bandara, tiba-tiba ada seorang tak dikenal, dia merupakan penduduk asli Afrika. Dia bertanya kepada supir yang duduk disebelah saya:

"Siapakah mereka? Siapa mereka itu?" sambil menunjuk ke arah Habib Umar dan rombongan yang baru saja turun dari mobil.

"Mereka adalah orang-orang Islam"

Orang Afrika itu lantas berkata: "Kalau begitu aku juga ingin menjadi muslim"

Supir yang mendampingi saya itu jelas kaget dan bertanya: "Apa yang engkau ketahui tentang Islam?"

“Aku tidak ingin mengetahui apa-apa dulu. Aku hanya ingin menjadi seperti mereka," jawab orang Afrika itu.

Habib Umar akhirnya menuntunnya membaca 2 kalimat Syahadat dan memberinya nama: Muhammad Nur. Habib lalu berkata kepadanya:

“Masuklah bersama kami ke ruang tunggu bandara."

Para pendamping Habib berkata: "Habib, sebentar lagi pesawat akan terbang."

“Tidak… Biarkan dia masuk bersama kita," jawab Habib Umar.

“Tapi mungkin Habib tidak akan bisa duduk bersamanya kecuali 5 menit saja."

"Biarkan dia duduk bersama kita meskipun hanya 5 menit," tegas Habib Umar.

Akhirnya dia masuk ke bandara bersama Habib Umar dan tak disangka-sangka, ternyata pihak bandara mengumumkan bahwa penerbangan akan ditunda 2 jam kemudian.

Habib Umar akhirnya mengajarkan muallaf itu cara berwudhu dan membawanya ke tempat wudhu, beliau juga mengajarinya tata cara sholat. Setelah itu ia sholat berjamaah bersama kami.

"Lihatlah…," komentar Habib Ali, "satu jam sebelumnya dia terhitung orang kafir. tak lewat satu jam saja, hingga ia sudah sholat berjamaah bersama orang-orang Islam.”

Subhanallah…

Semoga bermanfaat.


Source: @habibumar_indonesia