Sistem Pengambilan Keputusan Hukum dalam Bahtsul Masail di Lingkungan Nahdlatul Ulama

Keputusan bahtsul masail di lingkungan NU dibuat dalam kerangka bermazhab kepada salah satu mazhab empat yang disepakati dan mengutamakan bermazhab secara qauli.

Jangan Salah Memahami Tradisi, Begini Penjelasan Sesungguhnya

Jangan Salah Memahami Tradisi, Begini Penjelasan Sesungguhnya...

Mbah Wahab Tunda Kematian Untuk LPJ NU

KH. Wahab Hasbullah adalah pengasuh pondok pesantren Bahrul Ulum Jombang. Ia mengalami masa kritis di usianya ke 83 pada tahun 1971...

KH. Wahab Chasbullah Minta Diwafatkan Setelah Muktamar NU, Begini Ceritanya...

KH. Wahab Chasbullah minta diwafatkan setelah Muktamar NU. Begini ceritanya...

NU Mendayung antara Masyumi dan PKI

Sewaktu NU mengadakan Muktamar ke-20 di Medan, Desember 1956, daerah itu sedang bergolak akibat tindakan yang dilakukan oleh Dewan Gajah pimpinan Kol. Simbolon

Menag: Muktamar Nusantara Bagus untuk Para Santri Tukar Pikiran

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Muktamar Pemikiran Santri Nusantara di Pesantren Al-Munawwir dan Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta. Menurut Lukman karena merupakan forum strategis maka perlu ada forum reguler di mana kaum santri, bisa bertukar pikiran. 

Mbah Liem Bangunkan KH. Hasyim Asy'ari untuk Bantu Gus Dur

Mbah pripun niki Gus Dur mau kalah”,(Mbah bagaimana ini Gus Dur mau kalah) “wis rasah kakehan polah, ayo ndungo bareng, nangekke Mbah Hasyim” (sudah jangan banyak tingkah ayo berdo’a bersama membangunkan Mbah Hasyim)

Begini Sejarah Munas Alim Ulama dari Masa ke Masa

Munas Alim Ulama memiliki catatan sejarah yang unik dari masa ke masa. Bagaimana sejarahnya?

Ini Daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidziyah NU dari Masa ke Masa

Ini adalah daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidhiyah Nahdlatul Ulama (NU) dari masa ke masa. Siapa saja ya?

Meneladani Peran Kyai Idris untuk Gus Dur

Sejak itu, keakraban Gus Dur dengan Mbah Kyai Idris makin kuat. Bagaimana kisahnya?

Ketika Kegentingan 1999, Kiai Hasyim Muzadi Diminta Sowan pada Orang Saleh

Ketika pasca-kerusahan 1999, Kiai Hasyim Muzadi diminta sowan kepada orang-orang saleh.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-10. Surakarta, April 1935 M.

Di Surakarta Pada Tanggal 10 Muharram 1354 H. / April 1935 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-11. Banjarmasin, 9 Juni 1936 M.

Di Banjarmasin Pada Tanggal 19 Rabiul Awwal 1355 H. / 9 Juni 1936 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-12. Malang, 25 Maret 1937 M.

Di Malang Pada Tanggal 12 Rabiul Tsani 1356 H. / 25 Maret 1937 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-13. Menes Banten, 12 Juli 1938 M.

Di Menes Banten Pada Tanggal 13 Rabiuts Tsani 1357 H. / 12 Juli 1938 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-14. Magelang, 1 Juli 1939 M.

Di Magelang Pada Tanggal 14 Jumadil Ulaa 1358 H. / 1 Juli 1939 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-15. Surabaya, 9 Pebruari 1940 M.

Di Surabaya Pada Tanggal 10 Dzulhijjah 1359 H. / 9 Pebruari 1940 M

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-20. Surabaya, 8 - 13 September 1954 M.

Di Surabaya Pada Tanggal 10 - 15 Muharram 1374 H. / 8 - 13 September 1954 M

KEPUTUSAN KONBES SYURIAH NAHDLATUL ULAMA. Surabaya, 19 Maret 1957 M

Di Surabaya Pada Tanggal 16 - 17 Sya’ban 1376 H./ 19 Maret 1957 M.

KEPUTUSAN KONBES PENGURUS BESAR SYURIAH NU KE 19. Jakarta, 1-2 22 April 1960 M

Di Jakarta Pada Tanggal 21 - 25 Syawal 1379 H. / 18 - 22 April 1960 M.

KEPUTUSAN KONBES PENGURUS BESAR SYURIAH NU KE-2. Jakarta, 11 - 13 Oktober 1961 M

Di Jakarta Pada Tanggal 1 - 3 Jumaadil Ulaa 1381 H. / 11 - 13 Oktober 1961 M

KEPUTUSAN RAPAT DEWAN PARTAI NAHDLATUL ULAMA. Salatiga, 25 Oktober 1961 M

Di Salatiga Pada Tanggal Jumaadil Ulaa 1381 H./ 25 Oktober 1961 M

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-23. Solo,  25 - 29 Desember 1962 M

Di Solo Pada Tanggal 29 Rajab - 3 Sya’ban 1382 H. / 25 - 29 Desember 1962 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-26. Semarang, 5 - 11 Juni 1979 M

Di Semarang Pada Tanggal 10 - 16 Rajab 1399 H. / 5 - 11 Juni 1979 M

KEPUTUSAN MUNAS ALIM ULAMA. Kaliurang Yogyakarta, 30 Agustus 1981 M

Di Kaliurang Yogyakarta Pada Tanggal 30 Syawal 1401 H. / 30 Agustus 1981 M

KEPUTUSAN MUNAS ALIM ULAMA. Sukorejo Situbondo, 18 - 21 Desember 1983 M

Di Sukorejo Situbondo Pada Tanggal 13 - 16 Rabiul Awwal 1404 H./18 - 21 Desember 1983 M.

MASAIL DINIYAH KEPUTUSAN MUNAS ALIM ULAMA NU. PP. Ihya Ulumuddin Kesugihan Cilacap 15-18 Nopember 19

Di Pesantren Ihya Ulumuddin Kesugihan Cilacap Pada Tanggal 23 - 26 Rabiul Awwal 1408 H. / 15 - 18 Nopember 1987 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-28. PP. Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta, 25 - 28 Nopember 1989

Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta Pada Tanggal 26 - 29 Rabiul Akhir 1410 H. / 25 - 28 Nopember 1989 M

KEPUTUSAN MUNAS ALIM ULAMA NAHDLATUL ULAMA. Bandar Lampung, 21 - 25 Januari 1992 M

Di Bandar Lampung Pada Tanggal 16 - 20 Rajab 1412 H. / 21 - 25 Januari 1992 M

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-29. Cipasung Tasikmalaya, 4 Desember 1994 M

Di Cipasung Tasikmalaya Pada Tanggal 1 Rajab 1415 H. / 4 Desember 1994 M.

HASIL KEPUTUSAN MUNAS ALIM ULAMA NU. PP. QOMARUL HUDA  NTB, 17-20 Nopember

16-20 Rajab 1418 H/17-20 Nopember 1997 M Di Ponpes QOMARUL HUDA Bagu, Pringgarata Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat

HASIL KEPUTUSAN MUNAS NU PONDOK GEDE JAKARTA 2002

Di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta 25-28 Juli 2002/14-17 Rabiul Akhir 1423

HASIL KEPUTUSAN MUKTAMAR NU KE-XXXI. Boyolali JaTeng, 29 Nopember – 01 Desember 2004 M

29 Nopember – 01 Desember 2004 M 16 – 18 Syawal 1425 H Tentang: MASAIL Al-DINIYYAH AL-WAQI’IYYAH

HASIL KEPUTUSAN MUKTAMAR NU KE-XXXII. Makassar, 22 – 27Maret 2010 M

Di Asrama Haji SudiangMakassar Tanggal 7-11 Rabi’ul Akhir 1431 H/  22 – 27Maret 2010M

KEPUTUSAN MUKTAMAR NUKE-29. Cipasung Tasikmalaya, 4 Desember 1994 M

Di Cipasung Tasikmalaya Pada Tanggal 1 Rajab 1415 H. / 4 Desember 1994 M. (Al-Masail al-Mudhu’iyyah)

HASIL KEPUTUSAN MUNAS ALIM ULAMA NU. PP. QOMARUL HUDA NTB, 17-20 Nopember 1997 M

HASIL KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL ALIM ULAMA NAHDLATUL ULAMA TENTANG MASAIL AL-DINIYYAH AL-MAUDHU’IYYAH 16-20 Rajab 1418 H/17-20 Nopember 1997 M Di Pon Pes QOMARUL HUDA Bagu, Pringgarata Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat

HASIL KEPUTUSAN MUKTAMAR  NAHDLATUL  ULAMA  KE-XXXI. Asrama Haji Donohudan Boyolali Solo–JaTeng, 29

Di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta 25 – 28 Juli 2002/14 – 17 Rabiul Akhir 1423 TENTANG MASAIL AL-MAUDHU’IYYAH AL-SIYASIYYAH

HASIL  KEPUTUSAN MUSYAWARAH  NASIONAL ALIM  ULAMA  NU. Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, 25 – 28 Juli

Di Asrama Haji Donohudan Boyolali-Solo  Jawa Tengah 29 Nopember – 1 Desember 2004 M/ 16 – 18 Syawal 1425 H Tentang MASAIL  AL-DINIYYAH  AL-MAUDHU’IYYAH

KEPUTUSAN KOMISI BAHTSUL MASAIL AD-DINIYYAH AL- MAUDHU’IYYAH MUKTAMAR KE-32 NU. Makassar, 22–29 Mare

Di Asrama Haji Sudiang Makassar Tanggal 06-13 Rabiul Akhir 1431 H/ 22–29 Maret 2010 

Kiprah LP Maarif NU dalam Mencerdasakan Kehidupan Bangsa

Tulisan ini merekam kiprah LP Maarif NU untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Seperti apa itu?

Muktamar ke-34 Ditetapkan, LP Ma’arif NU Program Galang Koin

Pertemuan gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, Senin (4/11/2019), telah memutuskan bahwa perhelatan perhelatan akbar itu akan di gelar pada tanggal 22-27 Oktober 2020 mendatang.

Gelar Haul Gus Dur ke-10, PCNU Sampang Jelaskan Koin Muktamar NU

Dalam rangka haul ke-10 KH Abdurrahman Wahid, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang mengisi malam pergantian tahun dengan gelaran Shalawat Bersama, di Monumen Trunojoyo Sampang, Selasa (31/12) malam.

Menolak NU Selain Hasil Muktamar

Jika semua warga NU berhak membuat NU tandingan saat ada ketidakcocokan, baik dari fikroh, amaliyah maupun harokah dengan salah satu pengurus NU hasil Muktamar, misalnya, mau jadi ormas keislaman terbesar di Indonesia dan dunia ini??

NU Ulubelu Akan Sumbangkan 1 Ton Bubuk Kopi untuk Muktamar NU ke-34

Kalau kemarin dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Indramayu, kini Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung akan menyumbangkan minimal 1 ton bubuk kopi untuk muktamar NU.

Berkhidmat untuk NU Melalui Koin Muktamar

Mudah-mudahan setiap rupiah yang kita donasikan, kita sumbangkan bagi penyelenggaraan Muktamar ini, adalah bagian dari keikutsertaan kita di dalam upaya merawat sekaligus meneruskan apa yang telah menjadi amanah dari Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy'ari

PCNU Wajo Launching Koin Muktamar NU 2020, Bertepatan dengan Kegiatan Lailatul Ijtima

(PCNU) Kabupaten Wajo melaunching penggalangan Koin Muktamar NU dalam rangka menyukseskan Muktamar NU

NU Care-LAZISNU Kota Bandung Akan Sebar 5000 Kotak Koin NU

NU Care Lembaga Amil Zakat Infak dan Sodakoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota Bandung menargetkan di tahun 2020 penyebaran koin NU mencapai 5000 kotak infaq. Hal ini dinyatakan oleh Direktur NU Care LAZISNU Kota Bandung, Syahroni, Selasa (28/1).

Persiapan Muktamar NU ke-34, PWNU Lampung Tinjau Titik Lokasi

Dalam rangka mempersiapkan Muktamar NU yang ke-34, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung meninjau beberapa titik lokasi di Kota Bandarlampung. Lokasi-lokasi tersebut memiliki fasilitas serta sana yang nantinya memadai bagi para peserta Muktamar.

MWCNU Balongpanggang Sukses Kumpulkan Koin Muktamar Rp 22,7 Juta

Antusiasme warga Nahdliyin di Balongpanggang patut diacungi jempol. Pasalnya, dalam rangka menyambut Muktamar NU ke-94, MWCNU Balongpanggang sudah mengumpulkan Rp22.705.300,- dari Kota Infak (Koin) Muktamar NU ke-94.

Pesan Terakhir Gus Solah, Peran Politik NU Agar Dibahas di Muktamar

Menurut Gus Solah, politik NU bukanlah politik kekuasaan melainkan politik kebangsaan, keumatan dan kemanusiaan. Sehingga NU harus istiqomah berada di tengah-tengah ummat. dengan perhatian utama kegiatan amal usaha seperti pendidikan, sosial, kesehatan, dan ekonomi.

PWNU Jatim Targetkan 5 Miliar Rupiah untuk Muktamar NU

Muktamar NU ke-34 tahun 2020 akan diselenggarakan secara mandiri dan tidak akan ada sponsor satu pun. Hal tersebut seperti yang ditekadkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Target Koin Muktamar NU Adalah 50 Miliar Rupiah

NU akan menggelar Muktamar pada tanggal 22-27 Oktober 2020 di Provinsi Lampung. Oleh karena itu, target dari program Koin Muktamar NU yang sudah dilaunching sejak bulan Desember 2019 lalu agar bisa terkumpul hingga Rp50 Miliar.

Menengok Sumbangan Banyuwangi untuk Muktamar XXII NU di Jakarta

Pelaksanaan Muktamar ke-22 Nahdlatul Ulama di Jakarta pada 13 - 17 Desember 1959, dapat dikatakan memiliki hutang budi yang cukup besar kepada para warga Nahdliyin di Kabupaten Banyuwangi.

Benarkah Muktamar NU Mengharamkan Tahlilan?

Betapa banyak orang yang menyalahkan pendapat yang benar. Padahal berangkat dari pemahaman yang cacat

Helmy Faishal: PBNU Tunda Muktamar Hingga Akhir Tahun Depan

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan bahwa Muktamar ke-34 NU akan ditunda tahun 2021.

Kiai Wachid Hasjim: Perumus Islam Kebangsaan NU

Dalam catatan yang diunggah di akun Facebook pribadinya, KH. Ahmad Baso menyampaikan bahwa Kiai Wachid Hasjim itu ideologi, bukan nasab.

Kisah Kiai Mukti Ngontel dari Ngawi ke Banyuwangi untuk Hadiri Muktamar NU

Bersepeda pada zaman itu, bukanlah hal yang menyenangkan sebagaimana hobi orang gowes dewasa ini. Selain kenyamanan bersepeda sangat terbatas, keamanan pun sangat rawan.

NU dan Pancasila (Kebangsaan)

Indonesia bukan negara agama, tapi negara dengan dasar Pancasila. Muktamar NU 1936 di Banjarmasin telah memutuskan bahwa tanah nusantara adalah Darul Islam, tempat yang aman bagi umat Islam dalam menjalankan syariat Islam.  

Kuatnya Tekanan Orba saat Muktamar NU di Cipasung Tahun 1994

Kemarin Bapak bercerita, tentang dirinya yang hadir sebagai utusan PCNU Kab. Sukoharjo, untuk hadir di Muktamar NU Cipasung tahun 1994. Bapak hadir mendampingi Ketua PCNU sebagai Bendahara PCNU Sukoharjo

KH. Husein Muhammad: Komitmen Pesantren Atas Pancasila

Pesantren adalah institusi pendidikan keagamaan yang sangat unik dan indigenius, khas Indonesia. Telah beratus tahun lahir, tetapi ia masih eksis sampai hari ini, dan masih diminati oleh masyarakat. Ia sering dicap sebagai lembaga pendidikan tradisional

Kiai Sepuh Jatim Minta Muktamar Digelar Secepatnya, Pakar Epidemiologi UI Beri Beberapa Pertimbangan

Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar dan Katib Aam PBNU, KH Yahya Kolil Staquf (Gus Yahya) menghadiri undangan pertemuan sejumlah Kiai sepuh Jawa timur yang membahas terkait isu-isu seputar Muktamar NU